Tindak Tegas Pelaku Vandalisme, Tawuran, dan Penyiraman Air Keras

Ketua DPR Bambang Soesatyo DETIK

ASATUNEWS.CO.ID — Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi III DPR mendorong Kepolisian untuk mengusut dan menindak tegas pelaku vandalisme, tawuran hingga penyiraman air keras yang belum tertangkap, mengingat perbuatan tersebut sudah merupakan tindak pidana.

Penegasan Ketua DPR ini terkait maraknya aksi vandalisme, tawuran hingga penyiraman air keras yang dilakukan oleh sekelompok orang saat sahur on the road (SOTR).

“Meminta Komisi VIII DPR mendorong Kementerian Agama (Kemenag) dan Dewan Mesjid Indonesia untuk membuat ketentuan bagi warga yang ingin melakukan sahur di bulan Ramadan, agar dapat dilaksanakan secara tertib dan tidak mengganggu ketentraman warga yang berbeda paham,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Politisi Partai Golkar ini juga meminta Komisi III DPR mendorong Kepolisian lebih giat dalam melakukan pengawasan atau berpatroli di jalanan guna meminimalisir terjadinya kejahatan ataupun tawuran antar warga mau pun kelompok.

“Meminta Komisi III DPR mendorong Kepolisian untuk meningkatkan operasi ketupat yang senantiasa dilakukan agar tercipta ketertiban di jalan agar tindak kejahatan di jalan raya seperti begal, balap liar, dan tawuran dapat dicegah,” tambahnya.

Ketua DPR juga meng imbau masyarakat untuk melaksanakan kegiatan SOTR dengan semestinya yaitu di masjid atau panti asuhan dan tidak melakukannya di jalan raya, serta meminta para orang tua dan guru mengingatkan anak-anak yang akan mengikuti SOTR untuk tidak membawa barang-barang berbahaya seperti senjata tajam dan air keras. (**)

321 total views, 1 views today