Bank

Suku Bunga The Fed Bayangi Rupiah

Mata uang rupiah dan dolar (HARGAKURS)

Jakarta 18/10 (Asatunews.co.id)– Pergerakan rupiah terhadap dolar AS di level Rp15.160 pada Kamis (18/10/2018) pagi, dibayangi indikasi kenaikan suku bunga Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed).

“The Fed kemungkinan akan tetap melanjutkan kenaikan tingkat suku bunganya untuk menjaga ekonomi Amerika Serikat tetap stabil,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Kami.

Dolar AS, lanjut dia, kembali menjadi mata uang safe haven di tengah ekspektasi investor bahwa suku bunga the Fed akan kembali naik.

“Sentimen dari AS mendorong pelemahan mata uang negara berkembang seperti yuan Tiongkok. Pelemahan yuan itu berdampak pada pergerakan rupiah,” katanya.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan ekspektasi membaiknya penerimaan negara sehingga dapat mengurangi defisit anggaran di bawah 2,2 persen dari PDB akan menjadi sentimen yang dapat menjaga fluktuasi rupiah.

“Diharapkan tekanan global dapat lebih berkurang sehingga sentimen domestik itu dapat menopang rupiah,” katanya. [Antara]

274 total views, 3 views today

Popular

To Top