Indo 24

Selesaikan Tunjangan 1.065 Guru ASN di Mimika

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo/DETIK

Jakarta 18/10 — Proses belajar mengajar di 19 sekolah menengah atas dan 24 sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Mimika Papua terhenti, dikarenakan mogoknya 1.065 guru ASN, yang belum menerima Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), Uang Lauk Pauk (ULP) dan insentif guru honorer sejak awal tahun 2018.

Atas kejadian tersebut, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo melalui Komisi II DPR dan Komisi X DPR untuk meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk segera menyelesaikan persoalan tunjangan guru tersebut, mengingat berdasarkan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah kewenangan pembayaran tunjangan ada di Pemda Provinsi Papua.

“Mendorong Komisi II DPR melalui Kemendagri untuk meminta penjelasan kepada Pemerintah Provinsi Papua yang menggunakan dana tunjangan dan insentif guru tersebut untuk Pemilihan Gubernur Papua 2018 dan untuk persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Ketua DPR juga mengimbau para guru ASN dan Honorer di Papua untuk tetap melaksanakan kewajibannya mengajar, mengingat pendidikan sangatlah penting bagi anak-anak di Papua. []

67 total views, 3 views today

Popular

To Top