Politik

Ketua DPR Dorong Kemenkes dan BPOM Lacak Situs-situs Penjualan Obat Ilegal

BIRO PEMBERITAAN DPR RI

Jakarta 6/11 (Asatunews.co.id) – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk mencari dan mengetahui situs-situs yang ada di media sosial yang melakukan transaksi penjualan obat palsu dan ilegal untuk diberikan sanksi.

Penegasan ini terkait lemahnya pengawasan perdagangan obat dalam jaringan (online) yang terindikasi menjual produk kecantikan dan obat-obat palsu atau ilegal sebanyak 552.177 butir obat (penemuan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM), sehingga mengakibatkan konsumen obat dirugikan, dengan nilai barang sitaan mencapai Rp 17,4 miliar, pada 31 Oktober lalu.

“Mendorong Kemenkes, BPOM, dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), secara bersama menyusun draf regulasi berkaitan dengan perdagangan obat dalam jaringan, agar dapat dijadikan payung hukum dalam melakukan pengawasan terhadap perdagangan obat dalam jaringan,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Politisi Partai Golkar dari Dapil VII Jateng ini juga memberikan dorongan kepada
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dan BPOM bekerja sama dengan Kepolisian melakukan razia terhadap situs yang sudah diketahui melakukan transaksi perdagangan obat palsu atau ilegal, dan memblokir situs tersebut serta melakukan tindakan tegas terhadap pemilik, dan penjual yang melakukan transaksi lewat situs tersebut.

“Mendorong Kemenkes, BPOM, dan BPKN melakukan penyuluhan dan penjelasan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam bertransaksi lewat online, terutama dalam membeli obat-obatan,” tambahnya.

Ketua DPR juga mengimbau masyarakat untuk mengecek terlebih dahulu melalui BPOM mengenai kebenaran dan keaslian dari jenis obat yang akan dibeli lewat online, untuk meminimalisir kerugian akibat penipuan terhadap produk obat yang diperdagangkan. ()

56 total views, 3 views today

Popular

To Top