17
Sen, Mei
302 New Articles

Pemerintah Diminta Lakukan Langkah Tepat dalam Menjalankan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Ekonomi
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 4/5-- Hingga saat ini, daya beli masyarakat masih belum menunjukan peningkatan secara signifikan, untuk itu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah agar menempuh jalan yang tepat dalam menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional/PEN, baik dalam upaya jangka pendek maupun upaya jangka panjang, untuk mengangkat daya beli masyarakat, guna menjaga komponen konsumsi.

"Meminta pemerintah agar terus berupaya memperkuat penciptaan lapangan kerja yang bersifat padat karya, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja, sehingga masyarakat memperoleh pendapatan tetap secara bulanan dan dapat kembali meningkatkan daya beli," kata Bamsoet di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Ketua MPR juga meminta pemerintah agar anggaran penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional tahun ini senilai Rp 553,09 triliun yang akan difokuskan pada empat aspek, yaitu kesehatan Rp 104,7 triliun, perlindungan sosial Rp 150,96 triliun, program prioritas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah Rp 141,36 triliun, serta dukungan usaha mikro, kecil, dan menengah dan korporasi Rp 156,06 triliun, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional melalui alokasi dana yang sudah ditetapkan tersebut, sehingga daya beli masyarakat dapat kembali meningkat dengan sendirinya apabila pendapatan masyarakat sudah mulai stabil dan situasi juga sudah lebih aman dari ancaman pandemi.

"Meminta pemerintah agar dalam jangka waktu pendek, pemerintah dapat memanfaatkan dan bekerja sama dengan e-commerce sebagai sarana belanja online yang mempublikasikan produk-produk lokal, guna membantu meningkatkan daya beli masyarakat yang berpengaruh terhadap siklus perekonomian nasional," pungkas Bamsoet. ****