17
Sen, Mei
302 New Articles

Pemerintah Diminta Carikan Solusi agar Industri Pariwisata Tetap Berjalan

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Industri
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 4/5-- Kondisi pandemi covid-19 yang masih tidak menentu, berpengaruh dan memperparah industri pariwisata nasional. Menurut data Badan Pusat Statistik/BPS, secara kumulatif pada Januari hingga Maret 2021, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 385.590 ribu kunjungan atau turun sebesar 85,45 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 2,65 juta kunjungan.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta kebijakan dan regulasi pemerintah terkait pembatasan hingga pelarangan kunjungan wisatawan mancanegara diterapkan dengan cukup baik dan efektif. Di samping meminta pemerintah agar tetap mencarikan solusi yang tepat untuk mendorong industri pariwisata agar dapat tetap berjalan.

"Meminta pemerintah bersama organisasi atau lembaga terkait sektor pariwisata agar dalam membuka kembali pariwisata Indonesia ke sejumlah negara, tetap mempertimbangkan data perkembangan pandemi Covid-19," kata Bamsoet di Jakarta, Selasa (4/5/2021).


Ketua MPR juga meminta tempat usaha pendukung pariwisata, seperti hotel dan restoran yang masih beroperasi atau diperbolehkan untuk tetap buka, agar memenuhi kriteria seperti memiliki sertifikat Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability atau CHSE, yang harus dikoordinasikan dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah, agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada pengunjung yang datang.

"Meminta pemerintah agar saat ini fokus kepada pemberdayaan dan peningkatan wisatawan lokal dengan memberikan beberapa kemudahan, namun ditegaskan harus tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan apabila mengunjungi tempat-tempat publik/umum, seperti tempat rekreasi, pariwisata, ataupun penginapan/hotel," pungkas Bamsoet. ***