Hentikan Kegiatan Pemburu Benda Antik Kepulauan Riau

Ketua DPR Bambang Soesatyo (POSKOTANEWS)

Jakarta 1/10 (Asatunews.co.id) — Perburuan benda-benda kuno, khususnya keramik, di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, oleh para pemacok (pemburu benda-benda antik) dengan cara menusuk-nusuk daratan pasir memakai kawat besi yang dapat mengakibatkan ancaman serius bagi pengungkapan sejarah peradaban Natuna melalui peninggalan keramik.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan, pimpinan DPR melalui Komisi X DPR meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan/Pusat Penelitian Arkeolog Nasional (Pusarkenas) untuk menghentikan kegiatan pemacok, walaupun peran pemacok membantu arkeolog dalam penggalian atau ekskavasi.

“Mendorong Komisi II DPR dan Komisi III DPR meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Polri untuk memetakan dan meningkatkan pengawasan di daerah-daerah yang sering dijajaki pemacok dan menindak tegas para pemacok yang terbukti melakukan perburuan ilegal,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Senin (1/10/2018)

Pimpinan DPR jug mendorong Komisi XI DPR meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Bea Cukai untuk memperketat keluar masuknya barang terutama keramik dari dan ke luar Natuna, guna menjaga mata rantai pengungkapan sejarah Natuna lewat keramik yang dicuri. []

121 total views, 2 views today