Harga Minyak Pulih dari Penurunan Tajam

Kilang minyak (ilustrasi)

Houston, 9/10 (Asatunews.co.id) – Harga minyak hampir sepenuhnya pulih dari penurunan tajam di akhir perdagangan Senin (8/10/2018) atau Selasa pagi WIB.

Pedagang-pedagang mengirim patokan global minyak mentah Brent jatuh di bawah 83 dolar AS per barel pada awal sesi setelah bank sentral China pada Minggu (7/10) memangkas persyaratan cadangan pemberi pinjaman, sinyal Beijing sedang bekerja untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

“Reaksi oleh China terhadap perlambatan adalah obat penawar pasar untuk mulai diperhitungkan kembali,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital Management di New York.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember mencapai terendah sesi di 82,66 dolar AS, tetapi menetap hanya 0,25 dolar AS lebih rendah pada 83,91 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Brent mencapai tertinggi empat tahun 86,74 dolar AS minggu lalu.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November jatuh ke terendah sesi di 73,07 dolar AS per barel, tetapi naik kembali menjadi menetap di 74,29 dolar AS, hanya turun 0,05 dolar AS di New York Mercantile Exchange. [Antara]

62 total views, 3 views today