Politik

Evaluasi Pengawasan dan Kedisiplinan di Lingkungan Sekolah

Bambang Soesatyo (BACA)

Jakarta 8/11 (Asatunews.co.id) — Terkait kasus pemberian hukuman terhadap siswa SDN 1 Pamuruyan di Cibadak, Kabupaten Sukabumi dengan cara memaksa siswa untuk merokok di depan guru, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendoron Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Dinas Pendidikan (Disdik) untuk meminta pihak sekolah melakukan
evaluasi terhadap pengawasan dan kedisiplinan dalam sistem belajar-mengajar di lingkungan sekolah, serta agar membuat program ataupun kegiatan yang bermanfaat bagi siswa, sehingga dapat membentuk kepribadian positif bagi siswa.

“Mendorong Kemendikbud dan Disdik untuk meminta penjelasan kepada pihak sekolah atas kasus tersebut serta memberikan sanksi tegas kepada oknum guru yang memberikan hukuman tidak mendidik, mengingat tindakan guru tersebut dapat berdampak terhadap psikologis anak,” kata Bamsoet dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Kemendikbud juga diminta agar dalam melakukan penerimaan guru harus memperhatikan kompetensi kepribadian terhadap calon tenaga pendidik, guna mendapatkan seorang tenaga pendidik yang baik dan berkualitas.

“Kemendikbud dan Disdik agar meningkatkan pengawasan dan pendampingan yang baik terhadap setiap kegiatan peserta didik di sekolah, guna mencegah terjadinya kasus serupa berulang, serta mengimbau kepada pihak sekolah untuk secara serius memberikan pengawasan lebih terhadap semua kegiatan siswa, mulai dari kegiatan belajar-mengajar hingga kegiatan ekstrakurikuler lainnya di lingkungan sekolah, serta secara benar dan baik dalam memberikan pendidikan, pendampingan dan perlindungan terhadap peserta didiknya dari berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga meminta kepada pihak sekolah agar dalam menetapkan guru pembimbing (konselor) yang dapat memahami faktor-faktor penyebab siswa kurang disiplin serta psikologis anak, sehingga dapat menerapkan sanksi yang bersifat mendidik.

“Mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya merokok dan pencegahan anak-anak menjadi seorang perokok, salah satunya dengan mengimbau guru perokok untuk tidak merokok di lingkungan sekolah ataupun orang tua agar memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya,” demikian Ketua DPR. []

100 total views, 6 views today

Popular

To Top