Industri

DPR Minta Kemendag Segera Tetapkan Harga Acuan Pembelian Garam

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BREAKINGNEWS)

Jakarta 19/10 (Asatunews.co.id) — Harga garam anjlok di Kalibangka, Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon hingga mencapai Rp500 per Kg, akibat dari belum adanya ketetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) garam dari Pemerintah, sehingga harga garam petambak dipermainkan oleh tengkulak dengan harga yang sangat rendah, berdasarkan data yang dihimpun petambak garam di Kabupaten Cirebon sejak Juli 2018.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan, pimpinan DPR melalui Komisi VI DPR meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk segera menetapkan harga acuan pembelian garam, seperti penetapan HET di tingkat petambak, agar harga garam petambak dapat terlindungi dari para tengkulak, serta dapat menjaga stabilitas harga garam rakyat sesuai dengan UU No. 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

“Mendorong Komisi IV DPR dan Komisi VI DPR meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk lebih memperhatikan masa tanam dan masa panen garam milik petani garam dalam negeri, guna menjaga stok garam tidak berlebih dan menjaga harga garam di petani tidak anjlok,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Legislator dari Dapil VII Jateng ini juga menegaskan, pimpinan DPR melalui Komisi IV DPR dan Komisi VI DPR meminta KKP bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mengimbau petani garam agar aktif dalam kegiatan perkoperasian garam, sehingga petani garam dapat terlindungi dari para tengkulak, terutama pada saat proses produksi garam dan penetapan harga pasar garam, serta agar koperasi dapat membeli hasil panen petani garam guna menghindari penimbunan garam oleh para tengkulak.

“Mendorong Komisi IV DPR meminta KKP bersama dengan Kementerian terkait untuk terus menyukseskan program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar) guna meningkatkan kesejahteraan petani garam sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara swasembada garam,” demikian Ketua DPR. []

85 total views, 6 views today

Popular

To Top