Indo 24

DPR Dorong Pemerintah Cari Solusi agar Rokok Tidak Terjangkau Anak-anak

Ketua DPR Bambang Soesatyo RADAR ONLINE

ASATUNEWS.CO.ID — Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi IV DPR, Komisi VI DPR, Komisi IX DPR dan Komisi XI DPR mendorong Pemerintah untuk mencari solusi yang tepat agar rokok tidak dapat dijangkau oleh generasi muda/anak-anak, mengingat prevalensi perokok muda semakin tinggi, yaitu jumlah perokok pemula remaja usia 10-14 tahun di Indonesia mengalami peningkatan dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir.

Penegasan ini terkait data the Tobacco Atlas 2015 yang menyebutkan bahwa Indonesia berada pada posisi peringkat ketiga dengan jumlah perokok terbesar di dunia setelah Cina dan India, yaitu sebesar 50,6 juta orang dan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2017 menunjukkan jumlah perokok di Indonesia mencapai 29,3 persen, serta semakin meningkatnya jumlah perokok di dunia setiap tahunnya.

“Meminta Komisi IX DPR mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) didampingi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan pelarangan iklan rokok di sekitar lingkungan pendidikan sesuai dengan Pasal 50 dalam Peraturan Pemerintah Nomor 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, guna mencegah generasi muda terpapar oleh iklan rokok,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Politisi Partai Golkar ini juga meminta Komisi IX DPR dan Komisi X DPR mendorong Kemenkes dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk secara gencar melakukan edukasi ke sekolah ataupun kampus tentang bahaya rokok yang berpotensi mengarah kepada penyalahgunaan narkotika, mengingat perokok muda berusia 10-14 tahun sudah mencapai 10 persen.

“Meminta Pansus RUU Pertembakauan bersama dengan Pemerintah untuk segera menyelesaikan pembahasan RUU tentang Pertembakauan, mengingat Indonesia merupakan salah iosatu dari dua negara yang belum menandatangani kesepakatan tentang pertembakauan,” kata Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR ini mengimbau kepada masyarakat, terutama orangtua untuk berperan aktif dengan memberikan contoh nyata dan selalu mengawasi anak-anak dari pengaruh lingkungan sekitar serta mendorong anak untuk tidak merokok. (**)

Popular

To Top