DPR Dorong Komitmen Pelaksanaan Pasal 20 UU Perlindungan Anak

Ketua DPR Bambang Soesatyo SUMATERA POST

ASATUNEWS.CO.ID– Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi VIII DPR mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk berkomitmen melaksanakan Pasal 20 UU Perlindungan Anak, mengingat pelaku teror bom bunuh diri di Surabaya melibatkan anak-anak.

Penegasan ini terkait implementasi Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang berlaku secara maksimal.

“Meminta Komisi X DPR mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mewaspadai segala bentuk indoktrinasi paham radikal yang dilakukan baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah terhadap anak-anak, serta melakukan persuasif terhadap anak-anak yang berpotensi terindoktrinas,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Politisi Partai Golkar ini juga meminta Komisi X DPR mendorong Kemendikbud untuk mengaktifkan kembali mata pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) dan Pendidikan Moral Pancasila (PMP) agar dijadikan silabus pelajaran dari tingkat SD hingga perguruan tinggi.

“Meminta Komisi VIII DPR mendorong Kementerian Agama (Kemenag) untuk menambah mata pelajaran agama dan budi pekerti di sekolah-sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun kegiatan di lingkungan tempat tinggal anak-anak (siswa/i),” tambahnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR ini mengimbau kepada orang tua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tumbuh kembang anak di dalam keluarga ataupun di lingkungan, agar terhindar dari pengaruh-pengaruh ajaran radikalisme. (**)

143 total views, 1 views today