1.800 Sapi Kelaparan DPR Dorong Kementan Bantu Pakan Ternak

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo/BREAKINGNEWS

Jakarta 20/9 (Asatunews.co.id) — Kekeringan yang melanda Situbondo, Jawa Timur menyebabkan 1.800 sapi mengalami kelaparan, kurus, tidak mampu berdiri dan terancam mati, sehingga peternak sapi merugi akibat harus menjual sapinya dengan harga sangat murah, mengingat mata pencarian masyarakat Situbondo mayoritas berasal dari ternak sapi.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Komisi IV DPR meminta Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memberikan bantuan pakan ternak berkualitas dan nutrisi berimbang yang memenuhi standar kecukupan, kebersihan dan kesehatan ternak kepada peternak sapi di daerah tersebut,
“Supaya dapat memulihkan kondisi para ternak dapat pulih dan meningkatkan potensi keunggulan genetis sapi, sehingga hasil produksi ternak dapat mencapai target,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menyebutkan, pimpinan DPR mendorong Komisi IV DPR meminta Kementan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama dengan Pemda untuk melakukan pelatihan dan pendampingan dalam mengubah pola ternak sapi dari penggembalaan menjadi kandang.

“Terutama di daerah-daerah yang sering mengalami kekeringan, guna mencegah hal serupa berulang serta memudahkan peternak sapi dalam memberikan pakan ternak, khususnya ketika musim kemarau tiba, mengingat saat musim kemarau terjadi penurunan energi, mineral, maupun protein yang terkandung dalam pakan hijauan/rerumputan, selain itu pola pengandangan dapat menjadi langkah yang efektif dalam meningkatkan efisiensi pemeliharaan ternak ketika menerapkan sistim integrasi tanaman dan ternak di kawasan usaha tani,” papar Bamsoet.

Pimpinan DPR, ungkap Bamsoet, juga mendorong Komisi IV DPR meminta Kementan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan untuk terus melakukan inovasi dalam membuat alternatif pemberian pakan ternak maupun pengembangbiakan ternak sapi kepada peternak. “Untuk memberikan ilmu baru dan pemahaman lebih kepada peternak dalam merawat dan menghasilkan ternak yang berkualitas unggul,” demikian Ketua DPR. []

76 total views, 1 views today