Usut Tuntas 2 Juta Batang Baja Beton Tanpa SNI

Ketua DPR Bambang Soesatyo TRIBUN JAKARTA

ASATUNEWS.CO.ID — Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi III DPR mendorong Polri untuk mengusut tuntas temuan 2 juta batang baja tulangan beton yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) dan tidak memiliki Nomor Registrasi Produk (NRP) di Balaraja, Banten (investor berasal dari Tiongkok) yang diamankan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) Kamis (24/5/2018).

“Meminta Komisi VI DPR mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membuat regulasi yang tegas terhadap pabrik-pabrik pembuat baja non standar atau yang dikelola oleh pihak asing, guna mengatur keberadaan pabrik pembuat baja yang belum memiliki standar keamanan dan keselamatan serta bertujuan untuk melindungi konsumen dari produk-produk yang belum teruji keamanannya,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Politisi Partai Golkar ini juga meminta Komisi VI DPR mendorong Badan Standarisasi Nasional (BSN) melalui Kemenperin untuk menegaskan pentingnya SNI dan melaksanakan pada produk-produk industri baja bagi para pelaku industri.

“Mengingat pentingnya mutu standar produk dalam setiap produk baja yang juga dapat memacu investasi di Indonesia khususnya sektor industri logam dan sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 28 tahun 2017 tentang Pemberlakukan Standar Nasional Indonesia (SNI) Kawat Baja Beton Pratekan untuk Keperluan Beton secara Wajib,” pungkas Bamsoet. (**)

152 total views, 1 views today