Penguatan Dolar AS Menekan Harga Emas

Emas batangan/INVESTING

Chicago, 11/8 (Asatunews.co.id) – Emas berjangka Divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah saat sesi penutupan Jumat (10/8/2018) atau Sabtu pagi WIB, tertekan penguatan dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun tipis 0,9 dolar AS atau 0,07 persen, menjadi ditutup pada 1.219,00 dolar AS per ounce, sebagaimana dikutip LKBN Antara dari Xinhua.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, menguat 0,77 persen menjadi 96,37 pada pukul 18.45 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Harga emas turun untuk hari kedua berturut-turut akhir pekan ini, setelah dalam dua hari sebelumnya mencatat kenaikan ditopang oleh dolar AS yang lebih lemah di tengah ketegangan perdagangan AS-Tiongkok.

Logam mulia lainnya seperti perak untuk pengiriman September turun 16,7 sen atau 1,08 persen, menjadi menetap di 15,295 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun 4,5 dolar AS atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 829,6 dolar AS per ounce. []

1,660 total views, 1 views today