Pariwisata RI Dinilai tak Ramah Lingkungan DPR Dorong Terapkan Standar Wisata Berkelanjutan

Ketua DPR Bambang Soesatyo JITUNEWS

Jakarta 20/7 (Asatunews.co.id) —Hasil penilaian Travel and Tourism Competitivness Index (TTCI) 2017 yang dilakukan World Economic Forum pada pilar keberlanjutan lingkungan tentang pengembangan sektor pariwisata di Indonesia, dianggap masih tidak ramah lingkungan dan belum berpihak pada konservasi.

Untuk itu Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi X DPR mendorong Kementerian Pariwisata bersama Pemerintah Daerah dan Dinas Pariwisata untuk berpedoman pada Peraturan Menteri Pariwisata (Permen) No 14 tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan dalam menerapkan standar wisata yang berkelanjutan.

“Meminta Komisi V DPR dan Komisi X DPR mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Pariwisata untuk bersama-sama membangun infrastruktur, baik infrastruktur untuk menuju lokasi maupun infrastruktur di lokasi destinasi wisata, ” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Ketua DPR juga meminta Komisi VII DPR dan Komisi X DPR mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Kementerian Pariwisata untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan cara melakukan langkah-langkah antisipatif terkait isu kepunahan spesies, perubahan tutupan hutan, dan pengelolaan limbah pada sektor pariwisata.

“Meminta Komisi X DPR mendorong Kementerian Pariwisata agar melakukan promosi destinasi wisata di Indonesia dengan melaksanakan pameran pariwisata di beberapa negara sebagai upaya memperkenalkan dan menarik wisatawan manca negara datang ke Indonesia,” kata Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini mengimbau seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam membangun destinasi wisata, baik dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan maupun dalam memperkenalkan destinasi wisata di daerahnya.

“Meminta Komisi X DPR mendorong Kementerian Pariwisata meningkatkan kerja sama dengan World Tourism Park Foundation (WTP Foundation) dalam mewujudkan Indonesia sebagai kawasan Taman Wisata Dunia,” demikian Ketua DPR. (**)

345 total views, 1 views today