Indo 24

Lakukan Langkah Antisipatif Pasca Letusan Anak Krakatau

Ketua DPR Bambang Soesatyo SUARA

Jakarta 13/7 (Asatunews.co.id) — Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda, Provinsi Lampung, meletus 56 kali hingga 99 kali dalam sehari dengan status waspada (level II) pada 11 Juli 2018.

Ketua DPR Bambang Soesatyo merespon fenomena alam ini dengan meminta
Komisi VIII DPR mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan langkah-langkah antisipatif yang berkaitan dengan keselamatan, dan keamanan.

“Mengingat posisi Anak Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda banyak dilalui oleh kapal-kapal dagang maupun kapal penumpang serta kapal ferry untuk penyeberangan ke Pulau Jawa atau Sumatera serta keamanan warga yang berada di pesisir Banten dan Lampung,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Politisi Partai Golkar ini juga meminta Komisi VIII DPR mendorong Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyiagakan Satgas Taruna Bencana (Tagana) dalam mengantisipasi kondisi Gunung Anak Krakatau dengan status level II (waspada).

“Meminta Komisi V DPR mendorong Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk selalu mengupdate dan memberikan informasi kepada warga tentang situasi dan kondisi status Gunung Anak Krakatau, apakah letusan tersebut berpotensi menimbulkan gempa ataupun tsunami, serta mendorong Kementerian Perhubungan (Direktorat Jenderal Perhubungan Laut) agar memberikan peringatan dini terhadap kapal-kapal yang akan melalui perairan Selat Sunda,” tambahnya.

Pimpinan DPR, menurut Bamsoet juga mengimbau masyarakat dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada ataupun tidak melakukan pendakian serta tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 1 km dari Kawah Puncak Gunung Anak Krakatau, guna mewaspadai potensi bahaya lainnya. (*)

558 total views, 3 views today

Popular

To Top