Ketua DPR Tegaskan Penjualan Aset Pertamina Berpotensi Langgar UU Perbendaharaan Negara

Ketua DPR Bambang Soesatyo ANTARA

Jakarta 20/7 (Asatunews.co.id) –Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Komisi VI DPR mendorong Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan PT Pertamina (Persero) untuk mengkaji rencana penjualan share down aset hulu dan spin off unit kilang oleh Pemerintah serta meminta penjelasan rencana secara rinci penjualan aset PT Pertamina (Persero) tersebut.

“Mengingat penjualan aset PT Pertamina (Persero) dapat melanggar UU No.1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Penegasan Ketua DPR ini merupakan respon atas rencana Pemerintah yang akan menjual aset PT Pertamina (Persero), penjualan sebagian saham (share down) aset hulu dan spin off Refinery Unit (RU) IV Cilacap dan Unit Bisnis RU V Balikpapan ke anak perusahaan, berdasarkan surat Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentang Persetujuan Prinsip Aksi Korporasi untuk Mempertahankan Kondisi Kesehatan Keuangan PT Pertamina (Persero)

“Meminta Komisi XI DPR mendorong Menteri Keuangan untuk menjelaskan tentang penjualan sebagian saham (share down) aset hulu dan spin off Refinery Unit (RU) IV Cilacap dan Unit Bisnis RU V Balikpapan ke anak perusahaan PT Pertamina (Persero), serta mengkaji kondisi neraca keuangan PT. Pertamina (Persero),” kata Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini juga meminta Komisi VI DPR mendorong Kementerian BUMN selaku komisaris mencari solusi yang bijak dalam mempersiapkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna menjaga kondisi keuangan PT. Pertamina (Persero).

“Meminta Komisi VI DPR dan Komisi VII DPR mendorong Kementerian BUMN, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), dan PT. Pertamina (Persero) untuk bersama-sama mempertahankan aset PT. Pertamina (Persero) dan mencegah kerugian PT. Pertamina (Persero) dimasa mendatang,” tegas Ketua DPR.

Mantan Ketua Komisi III ini juga meminta Komisi VI DPR berkoordinasi dengan Kementerian BUMN untuk mengkaji sistem manajemen PT Pertamina (Persero) agar jangan mudah untuk membuat kebijakan penjualan aset. (**)

283 total views, 1 views today