Ketua DPR Menilai Kemiskinan Lahirkan Banyak Kaum Dhuafa dan Mustadh’afin

Ketua DPR Bambang Soesatyo saat menghadiri buka puasa bersama 1.000 anak bangsa yang diselenggarakan Presiden Mclaren Club Indonesia Ahmad Sahroni, di kawasan Jakarta Utara, Minggu (3/6/2018).

ASATUNEWS.CO.ID — Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai kondisi kemiskinan yang mendera masyarakat selama ini telah melahirkan banyak kaum dhuafa (kaum lemah) dan kaum mustadh’afin (kaum tertindas).

Karenanya, kegiatan buka puasa bersama bisa menumbuhkembangkan nilai-nilai solidaritas sosial antar sesama. Sekaligus wujud bersyukur untuk menggapai keberkahan hidup.


Ketua DPR Bambang Soesatyo didampingi Presiden Mclaren Club Indonesia Ahmad Sahroni menyerahkan donasi.

“Nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial yang kini tampak kabur, harus kita pupuk kembali. Momen buka puasa dengan berbagai kalangan seperti ini, terlebih sambil menyantuni anak-anak kita yang yatim dan piatu, akan menumbuhkan kasih sayang dan kebersamaan dalam bingkai silaturahim,” ujar Bamsoet saat menghadiri buka puasa bersama 1.000 anak bangsa yang diselenggarakan Presiden Mclaren Club Indonesia Ahmad Sahroni, di kawasan Jakarta Utara, Minggu (3/6/2018).

Ketua DPR Bambang Soesatyo menegaskan, dengan semakin kuatnya nilai solidaritas dan kepedulian sosial, akan membawa efek memperkecil jurang antara si kaya dan si miskin.

Bamsoet menegaskan, dengan semakin kuatnya nilai solidaritas dan kepedulian sosial, akan membawa efek memperkecil jurang antara si kaya dan si miskin. Kepedulian kepada sesama juga bisa menjadi barometer sejauh mana kesempurnaan iman seorang muslim.

“Sejatinya dalam hidup tidak ada yang lebih menyenangkan selain dapat berbagi kebahagiaan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karenanya, mari terus kita perkuat kepedulian sosial agar jarak antara yang kaya dan miskin semakin kecil,” terang Bamsoet.


Kegiatan buka puasa bersama bisa menumbuhkembangkan nilai-nilai solidaritas sosial antar sesama.

Bamsoet menuturkan, Islam sebagai rahmat bagi semesta alam juga memiliki ideologi pembebasan. Sebagaimana sabda Nabi Muhamad SAW, ‘Tidak sempurna iman seseorang di antara kamu sehingga dia mencintai saudaranya sama seperti mencintai dirinya sendiri’.

“Ajaran ini harus senantiasa kita pegang dan amalkan. Insya Allah dengan demikian kita senantiasa akan menjadi ummat yang unggul baik secara aqidah, ekonomi, dan sebagainya,” papar Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini meminta segenap anak bangsa senantiasa mendoakan keselamatan bangsa dan negara. Karena melalui kekuatan doa, Allah akan memberikan pertolongan atas berbagai permasalahan bangsa yang dihadapi.

“Saya percaya kekuatan doa sangat besar. Saling mendoakan sesama saudara muslim maupun saudara sebangsa akan menjadikan ikatan persaudaraan kita semakin kuat. Melalui doa yang bersama kita panjatkan, Insya Allah Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menjaga dan melindungi bangsa dan negara Indonesia,” pungkas Bamsoet. (*)

786 total views, 2 views today