21
Sen, Okt
107 New Articles

Ketua DPR Dorong Pemerintah Pusat Minta Penjelasan Rendahnya Progres Pembangunan Arena PON Papua

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN DPR RI)

Arena
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 9/4 -- Pembangunan arena-arena pertandingan dan perlombaan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 masih di bawah angka 50 persen, sementara pembangunan arena idealnya selesai jelang setahun atau 6 bulan sebelum pelaksanaan PON yang akan dilaksanakan pada 9-21 September 2020.

 Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah Pusat memanggil Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Papua untuk meminta penjelasan penyebab rendahnya progres pembangunan arena untuk PON Papua, agar dapat segera mencari langkah-langkah yang dapat mempercepat pembangunan sehingga PON di Papua dapat tetap dilaksanakan.

"Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahahan Rakyat (Kementerian PUPR), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk dapat segera mencairkan anggaran pembangunan infrastruktur PON Papua, guna memastikan pembangunan PON dapat terselesaikan sesuai target yang ditentukan," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Pemda Provinsi Papua agar memastikan seluruh kebutuhan sarana dan prasarana dapat tersedia sebelum pelaksanaan PON XX, serta meningkatkan pengawasan dan penjagaan terhadap sarana dan prasarana yang sudah tersedia.

Mendorong Kemenpora bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) meminta seleluh cabang olahraga yang akan bertanding di PON XX memastikan seluruh atlet yang akan bertanding dapat mempersiapkan diri dengan matang guna meraih prestasi tertinggi pada ajang olahraga nasional tersebut, demikian Ketua DPR. ***