Helmy Sungkar Wafat, Bamsoet Sampaikan Belasungkawa

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Sosok
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 25/11--  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tokoh otomotif Indonesia, Helmy Sungkar. Ayahanda pembalap nasional Rifat Sungkar dan Rizal Sungkar ini telah meninggalkan berbagai legacy selama hidupnya. Antara lain mempromotori kegiatan olahraga otomotif nasional, terutama balap motor, mulai dari road race, motocross, hingga drag race.

Helmy Sungkar (KOMPAS)

"Bahkan saat event olahraga otomotif seperti motocross sedang lesu, almarhum tetap tegar menggelar acara balap. Walaupun tanpa sponsor dan harus merogoh uang pribadi. Kepergian almarhum telah meninggalkan lubang dalam perkembangan olahraga otomotif nasional. Kitalah yang kini harus mengisi lubang yang ditinggalkan tersebut," ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menilai, berkat kegigihan tokoh seperti Helmy Sungkar, dunia otomotif Indonesia terus mengalami perkembangan. Tak heran jika Motor Plus Award 2018 memberikan anugerah Lifetime Achievement pada dirinya. Sedangkan pada tahun 2019, IMI Provinsi DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada dirinya sebagai promotor balap multi event.

"Sejak tahun 1975, almarhum aktif mempromotori berbagai ajang balap. Walaupun secara resmi mengundurkan diri dari dunia promotor balap pada tahun 2014 karena alasan kesehatan, tak lantas menjadikannya jauh dari dunia otomotif. Ia tetap menjadi orang yang disegani dan dimintai nasihat oleh berbagai kalangan otomotif," tandas Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 sekaligus Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia (MBI) ini mengungkapkan, pada tahun 2015, walaupun dalam kondisi belum sembuh total dari sakitnya, Helmy Sungkar rela berpanas-panasan menyaksikan event 2015 International Motocross Championship. Kedatangannya tersebut tak lain untuk memberikan dukungan kepada para pembalap. Sekaligus melepas rindu karena sejak undur diri dari dunia balap pada tahun 2014, dirinya belum pernah menginjakan kaki di lintasan balap.

"Sebagai promotor, almarhum tak segan turun langsung ke area paddock mengunjungi tim-tim yang bertanding di event balap yang ia gelar. Sehingga bisa menciptakan komunikasi dua arah antara pihak promotor dengan pembalap dan timnya. Sikap rendah hati dan mudah bergaul ini menjadi perilaku yang patut ditiru oleh kita semua," pungkas Bamsoet. ****