Kapolres Lumajang tak Kuasa Tahan Air Mata Saat Berpamitan dengan Warga

AKBP M Arsal Sahban

Sosok
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Lumajang 28/10 -- Senin, 28 Oktober 2019 adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana 91 tahun yang lalu seluruh pemuda-pemudi bangsa ini membulatkan tekad untuk menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa yakni Indonesia.

 Dalam peringatan sumpah pemuda yang dilaksanakan di Kabupaten Lumajang, tepatnya di Alun-alun Kota Lumajang, Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban  bertindak sebagai inspektur upacara. Datang pula dalam kegiatan tersebut, Bupati Lumajang, Wakil Bupati Lumajang, serta para tamu undangan.

Seusai membacakan amanat upacara, Kapolres Lumajang menyempatkan diri untuk berpamitan dengan warga Kabupaten Lumajang. Dalam waktu dekat akan menduduki jabatan baru sebagai Waka Polres Bogor Kota, setelah hari Jumat (25/10/2019) surat telegram turun dari Mabes Polri, Jakarta.

Terlihat Kapolres tak kuasa menahan air matanya, yang menandakan betapa beratnya harus meninggalkan Kabupaten Lumajang. Kapolres memang dikenal sangat dekat dengan masyarakat, ditambah berbagai inovasi dari Kapolres yang berhasil menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Lumajang.

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang menyampaikan betapa pentingnya Kota Lumajang bagi dirinya beserta keluarga. “Lumajang tidak akan pernah bisa saya lupakan karena Lumajang telah menggoreskan tinta emas dalam perjalanan karier saya dan kehidupan pribadi saya. Salah satu anak saya lahir di Lumajang, sehingga akte kelahiran pasti akan tertulis Lumajang. Saat ini saya bergembira di dalam kesedihan. Saya bergembira karena posisi jabatan saya naik satu grid tapi di satu sisi saya sangat sedih karena harus meninggalkan masyarakat Lumajang yang saya sayangi. Masyarakat Lumajang bagaikan keluarga besar saya sendiri karena sangat hangat menerima kehadiran saya,”ungkap Arsal

 Lebih lanjut, pria yang menyelesaikan gelar S3 di Universitas Padjajaran Kota Bandung di tahun 2010 tersebut yakin Kota Lumajang akan menjadi Kota yang berkembang dengan pesat di kemudian hari.  

“Dengan berbagai sumber daya baik alam maupun manusia yang dimiliki oleh Kabupaten Lumajang, saya yakin kota ini akan sangat berkembang pesat suatu har nanti. Ditambah lagi di masa lalu, terdapat sebuah kerajaan yang setara dengan Kerajaan Majapahit yakni Kerajaan Lamajang Tiga Penjuru. Semangat kejayaan di masa lalu inilah yang perlu kita kembangkan untuk kota kita ini,” tandas putra daerah asli Makassar tepatnya dari Kota Kalosi-Enrekang.

Taufanisius, salah satu peserta upacara yang berasal dari SMAN 1 Lumajang mengatakan sangat berat mendengar pamitan dari Kapolres Lumajang. “Sejak kemarin saya mendengar berita bahwa Pak Arsal akan pindah, namun kemarin saya menganggapnya hanya sebagai lelucon saja lantaran sepak terjangnya sebagai Kapolres Lumajang. Namun hari ini, saya mendengar sendiri beliau berpamitan hingga mengeluarkan air mata saat berpamitan dengan kami,” ungkapnya. **