07
Sab, Des
108 New Articles

Kementerian PUPR agar Lebih Ketat Terapkan Standar Batas Jarak Pengerjaan Proyek

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN DPR RI)

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 15/1 -- Diperlukan peningkatan keamanan dan kenyamanan di tempat publik, terkait ambrolnya dinding Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bambu Apus 01 di Kota Tangerang Selatan (13/1/2019) dikarenakan tertimpa truk proyek jalan tol yang menimbulkan sejumlah kerugian material.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk lebih ketat terhadap standar batas jarak pengerjaan proyek infrastruktur dengan tempat publik dan waktu pengerjaan proyek-proyek infrastruktur, agar tidak membuat masyarakat merasa resah atau terganggu dengan pengerjaan proyek-proyek infrastruktur.

"Kementerian PUPR agar meningkatkan pengawasan terhadap pengerjaan proyek-proyek infrastruktur dan memperbaharui peralatan proyek-proyek infratsruktur, baik dari kesiapan peralatan maupun kondisi lokasi sekitar, guna meminimalisir atau mencegah terjadinya kecelakaan," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Ketua DPR juga memberikan dorongan kepada pemerintah agar setiap pembangunan proyek infrastruktur harus memperhatikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta memperhatikan geografis di mana infrastruktur akan dibangun.

"Pemerintah agarmeminta kepada seluruh perusahaan/industri menerapkan pedoman Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan kerjanya, serta meminta perusahan/industri mengikutsertakan tenaga kerjanya menjadi anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, serta meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan dan implementasi Peraturan Menteri No. 5 tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Kerja," demikian Ketua DPR. ***