04
Kam, Mar
158 New Articles

Testing Turun Drastis, Bamsoet: Segera Evaluasi, Konsisten dan Berkomitmen Memenuhi Target Testing Covid-19

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 19/2 -- Satuan Tugas/Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan terjadinya penurunan penambahan kasus positif, kasus kesembuhan, dan juga kasus meninggal per 14 Februari, yang juga disebabkan karena jumlah testing yang menurun drastis, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah menjadikan laporan Satgas penanganan covid-19 untuk tetap ditindaklanjuti segera dengan mengevaluasi hal tersebut dan konsisten serta berkomitmen memenuhi target testing covid-19 setiap harinya, sebagaimana yang telah ditetapkan sesuai dengan standar World Health Organization/WHO, mengingat dibutuhkan konsistensi dalam upaya penanganan kasus Covid-19 sehingga dapat menurunkan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan.

"Meminta pemerintah menggiatkan upaya 3T, yakni testing, tracing, dan treatment secara bersamaan, di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah yang saat ini berada di zona merah covid-19 dan daerah yang mengalami peningkatan kasus paling banyak, seperti di Nusa Tenggara Timur/NTT, Sumatra Utara, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, dan Banten, dan terus menyampaikan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan," kata Bamsoet di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Ketua MPR meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat/PPKM yang sedang dijalani saat ini, dan tidak lengah dengan data kasus covid-19 yang mengalami penurunan tersebut, serta tetap fokus melakukan upaya penanganan 3T, pendisiplinan penerapan protokol 3M (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang sesuai standar, dan menjaga jarak satu dengan yang lainnya), dan upaya mengampanyekan penguatan imun tubuh dengan olahraga yang cukup dan makan bergizi.

"Meminta pemerintah daerah/Pemda bersama Satgas penanganan covid-19, segera membenahi penanganan Covid-19 dan disesuaikan dengan kondisi di wilayahnya masing-masing agar penanganan dapat dilakukan dengan lebih baik dan efisien," pungkasnya. ***