04
Kam, Mar
158 New Articles

3 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air, Bamsoet: Pastikan Prioritas Pemberian Vaksin

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 4/1 --  Kemarin  tiba 3 juta dosis vaksin produk Sinovac di Tanah Air dan mulai didistribusikan dari gudang penyimpanan PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat ke 34 provinsi. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama pemerintah daerah khususnya di 34 Provinsi tersebut, untuk dapat memastikan prioritas pemberian vaksin dan juga sejumlah persiapan yang perlu dilakukan di daerah agar pelaksanaan vaksinasi berjalan sesuai target pemerintah, antara lain penyediaan fasilitas cold chain atau rantai dingin untuk penyimpanan dan distribusi lebih lanjut, pemutakhiran data penerima vaksin, serta pelatihan bagi petugas yang akan melaksanakan imunisasi.

"Mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) segera mengeluarkan izin untuk pemakaian/penggunaan vaksin, diharapkan juga pemerintah dalam hal ini Kemenkes bersama pemerintah daerah dan Satgas Penanganan Covid-19 menggencarkan program simulasi vaksinasi Covid-19 secara bertahap disamping melakukan sosialisasi terkait vaksin, dengan tujuan untuk membantu membangun keahlian sehingga program vaksinasi bisa dilakukan tanpa kesalahan serta berjalan lancar sesuai target pemerintah," kata Bamsoet di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Ketua MPR juga menyatakan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dalam melakukan pendataan para penerima vaksin Covid-19 secara berkala dengan tetap memprioritaskan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, sehingga didapat data valid dan program vaksinasi nantinya dapat didistribusikan secara merata.

 

"Meminta pemerintah untuk dapat  memberikan jaminan keamanan vaksin Covid-19 bagi masyarakat dengan bersikap terbuka dan transparan dalam menyampaikan seluruh informasi mengenai kandungan yang terdapat dalam vaksin Covid-19 maupun terkait perkembangan vaksin Covid-19, sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat ketika mengikuti program vaksinasi tersebut," tambahnya.

Bamsoet juga meminta seluruh pihak untuk bersabar menunggu hasil uji klinis vaksin Covid-19 dan izin penggunaan darurat penggunaan vaksin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), guna menjamin keamanan vaksin yang akan diberikan.

 

"Mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan dan mendukung kelancaran program vaksinasi Covid-19 pemerintah, serta meminta kepada seluruh pihak untuk tidak bersikap skeptis terhadap vaksin Covid-19, dan tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita yang menyesatkan," pungkasnya. ***