23
Sab, Nov
105 New Articles

Sesuai SOP dan Prosedur, Tim Cobra Polres Lumajang Menang Pra Peradilan Lawan QNet

AKBP M Arsal Sahban

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Lumajang 7/11 --  Bertempat di Ruang Garuda Pengadilan Negeri Lumajang,  putusan dari hakim atas sidang gugatan pra peradilan oleh Direksi PT Amoeba Internasional terhadap Tim Cobra Polres Lumajang akhirnya diketuk juga. Seperti yang sudah diprediksi sejak awal, permohonan dari penggugat ditolak oleh hakim.

Putusan sidang hari Rabu  (6/11/2019),  untuk sidang pertama pukul 14.00 - 15.00 WIB, tentang  pra pradilan untuk  kuasa Niswatul dkk.  Sidang pra pradilan kedua pukul 16.30 -17.15 WIB tentang pra pradilan dari kuasa yang diberikan Karyadi dkk.

Seperti diketahui ada dua gugatan pra peradilan yang diajukan oleh pemohon yaitu mengenai penyitaan dan penggeledahan terhadap NIswatul dkk serta pra peradilan tentang penetapan tersangka Karyadi dkk oleh Tim Cobra Polres Lumajang. 

Dalam kedua gugatan pra peradilan tersebut, terdapat 13 point pokok yang dituntutkan pemohon yang diajukan kepada hakim, namun hakim menolak semua gugatan yang ditujukan kepada Tim Cobra Polres Lumajang. 

 Hal tersebut berarti Tim Cobra Polres Lumajang  memenangkan sidang pra peradilan tersebut. Tim Cobra Polres Lumajang memang terbukti mentaati setiap SOP saat menjalankan penyidikan yang dilakukan terhadap kasus money games white collar crime yang menyeret tiga perusahaan yaitu PT Amoeba International, PT QN International Indonesia, dan PT Wira Muda Mandiri.

Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban sangat bersyukur dengan putusan hakim yang tak mengabulkan permohonan dari penggugat.  “Saya sangat bersyukur sekali setelah hakim mengetok palu bahwasannya tak mengabulkan gugatan dari pemohon. Kemenangan ini bukan hanya milik Tim Cobra Polres Lumajang saja, namun juga untuk keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Arsal di Lumajang, Kamis (7/11/2019).

 Selain itu, saat para awak media mencoba mewawancarai Ibu Ida Sri Sugiantari selaku kuasa hukum dari penggugat, ia langsung meninggalkan ruang persidangan tanpa mau diwawancarai. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, kuasa hukum direksi PT Amoeba International tersebut langsung naik ke dalam kendaraan dan meninggalkan Pengadilan Negeri Lumajang. ****