21
Sen, Okt
107 New Articles

Polres Lumajang Tetapkan Direktur Utama PT Wira Muda Mandiri sebagai DPO

AKBP M Arsal Sahban

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Lumajang 8/10 -- Senin (7/10/2019) Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban menggelar konferensi pers di kandang Tim Cobra Polres Lumajang. Di hadapan para awak media, Kapolres mempertontonkan berbagai barang bukti yang diamankan  Tim Cobra Polres Lumajang saat menggeledah kantor milik PT Amoeba Internasional di Desa Cangkring Kecamatan Semen Kabupaten Kediri (3/10/2019).

Selain memperlihatkan barang bukti seperti laptop, handphone, maupun beberapa dokumen yang sempat berusaha dibakar oleh pihak PT Amoeba Internasional, Kapolres juga mengumumkan bahwa Direktur Utama dari PT Wiramuda Mandiri ditetapkan sebagai DPO Tim Cobra Polres Lumajang. Dia adalah Suyanto alias Meti, pria berumur 41 tahun dan beralamat di Widoro, Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen Jawa Tengah.

Penetapan ini adalah hasil penyelidikan dari penyidik Tim Cobra Polres Lumajang yang akhirnya dapat menarik kesimpulan bahwa Suyanto adalah penerima uang dari member baru PT Amoeba Internasional. Dengan demikian, seluruh uang yang didapatkan dari rekrutan baru masuk ke dalam rekening yang ia pegang.

Dalam pernyataan nya, Kapolres menerangkan bahwa Suyanto lah yang bertanggung jawab ke mana perputaran uang ini bermuara. “Suyanto alias Meti yang merupakan Direktur utama PT Wira muda Mandiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Penyidik juga memasukkan dalam daftar DPO (daftar pencarian orang) karena keberadaannya tidak diketahui. Dua kali dipanggil penyidik tapi tidak pernah hadir. Suyanto diketahui bertugas menerima setoran uang hasil rekrutan member baru PT Amoeba Internasional,” ujar Arsal di Lumajang.

“Saya himbau kepada saudara Suyanto, bila bersikukuh bahwa bisnis yang anda jalankan tak menyalahi aturan, sebaiknya anda datang ke Polres Lumajang untuk menjawab pertanyaan penyidik,” tegasnya.
***