Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Cara Baru Penyelundupan Narkotika

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN DPR RI)

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 12/6 --- Modus baru penyelundupan narkotika jaringan internasional (antar negara) menggunakan yacht, seperti aksi penyelundupan 37 kilogram jenis sabu oleh enam warga negara Malaysia yang dibawa menggunakan yacht dari Johor, Malaysia ke Jakarta (4/6).

Terkait hal itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cara-cara baru dalam nelakukan penyelundupan narkotika dan meminta petugas terkait untuk mengusut tuntas jaringan internasional narkotika tersebut, termasuk pengedar yang terlibat dengan jaringan tersebut dan menindak tegas seluruh tersangka sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

"Mendorong TNI Angkatan Laut, Kepolisian, Polair, dan BNN untuk meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang rawan akan penyelundupan narkotika, terutama terhadap kapal-kapal yang masuk ke perairan Indonesia dan wilayah pelabuhan baik pelabuhan besar maupun pelabuhan tikus," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (12/7/2019).

Ketua DPR juga mendorong Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk lebih cermat dalam memeriksa barang-barang yang dibawa ataupun diimpor dari luar negeri, mengingat pelaku jaringan sindikat narkotika akan menggunakan berbagai macam cara agar dapat meloloskan narkotika yang dibawa.

"Mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersatu dalam memerangi narkotika dengan berperan aktif melaporkan kepada Kepolisian, BNN, ataupun pihak yang berwenang apabila terdapat aktivitas yang mencurigakan, seperti adanya kegiatan produksi ataupun transaksi jual beli narkotika," demikian Ketua DPR. ***