Kapolres Lumajang Apresiasi Satgas Keamanan Desa yang Bersama Tim Cobra Amankan Pelaku Curanmor

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH.

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Lumajang 11/6 -- Kapolres Lumajang menggalakkan patroli bersama antara Tim Cobra Polres Lumajang dan Satgas Keamanan Desa, untuk menekan tingkat kriminalitas.

Terbukti pada Senin malam (10/6/2019), tim patroli Tim Cobra Polres Lumajang bertemu dengan Satgas Keamanan Desa Boreng, yang sedang mengincar pelaku aksi kejahatan curanmor.

Salah satu pelaku asal Jember berhasil diringkus. Aksi kejahatan terjadi di Dusun Kuwung, Desa Boreng, Kecamatan dan Kabupaten Lumajang. Korban diketahui bernama  Hariono yang kehilangan sepeda motor jenis  Mio 125  yang sempat dibawa kabur tiga pelaku.

Pelaku yang tertangkap berinisial NH, yang  berupaya kabur.  Namun Tim Cobra yang jumlah personelnya lumayan banyak ditambah Satgas membuat NH tidak berhasil lolos.

Tersangka  diamankan Tim Cobra ke Mapolres Lumajang beserta barang bukti hasil curian serta sepeda motor CBR milik pelaku yang sempat ditinggalkan di tengah kebon sengon.

 “Apresiasi dari saya terhadap Satgas Kemanan Desa Boreng yang sigap menjaga desanya. Kami berhasil menangkap salah pelaku curanmor karena kecurigaan dari anggota Satgas Desa Boreng," jelas
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIKM MM MH.

“Kami sudah mengetahui identitas kedua pelaku yang melarikan diri. Saya imbau kepada dua pelaku yang masih melarikan diri untuk segera menyerahkan diri. Karena Tim Cobra tidak akan segan-segan menggunakan upaya paksa dalam menangkap para pelaku kriminalitas yg berusaha mengusik kenyamanan warga Lumajang," tambah Kapolres

Sementara Katim Cobra AKP Hasran Cobra menambahkan, “Kelompok curanmor ini belum tahu kalau Lumajang memiliki Tim Cobra yang siap memburu para pelaku kriminalitas. Tersangka satu ini tidak akan bernafas lega karena harus menjalani kurungan lagi di Kabupaten Lumajang akibat kelakuannya mengganggu kedamaian masyarakat Lumajang.” 

Dari pengakuan tersangka NH, dirinya beraksi di Kabupaten Lumajang bersama dua orang rekannya yang juga berasal dari Jember. NH adalah  residivis kasus pencurian sapi beberapa tahun yg lalu.***