Ketua DPR Dukung Evaluasi Mudik Lebaran 2019

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DPR RI)

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 11/6 -- Terkait dengan evaluasi penyelenggaraan mudik Lebaran 2019 oleh Pemerintah, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung rencana evaluasi  dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah berhasil meningkatkan pelayanan dan fasilitas yang digunakan masyarakat untuk mudik, sehingga mudik Lebaran 2019 lebih lancar dan mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (Kementerian PUPR), Kepolisian, bersama perusahaan angkutan umum dan pemangku kepentingan lainnya agar mengevaluasi pelaksanaan mudik Lebaran 2019, guna mencari solusi untuk meningkatkan kelancaran pada mudik Lebaran maupun libur hari besar selanjutnya," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (11/6/2019).


Ketua DPR juga menyampaikan dukungan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (Kementerian PUPR) yang berencana mengubah desain tempat peristirahatan di jalan tol (rest area) dan mendorong Kementerian PUPR untuk membuat aturan yang jelas mengenai pengaturan tempat istirahat, mengingat tempat peristirahatan di jalan tol menjadi salah satu titik utama kemacetan di jalan tol.

Mendorong Kementerian PUPR bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BUJT) untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana serta kebersihan di rest area, manajemen pelayanan gerbang tol, serta fasilitas jalan tol di seluruh Indonesia, sebagai upaya meningkatkan rasa nyaman dan aman bagi pengguna jalan tol.

"Direktur Jenderal Perhubungan Laut meminta PT. Pelni agar memperbaiki manajemen pelayanan seperti sistem pembayaran tiket dan masuk kapal guna mencegah terjadinya penumpukan antrian penumpang kapal, serta meningkatkan fasilitas yang ada di pelabuhan dan kapal ferry," tambahnya.


Disebutkan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk tetap mencari solusi efektif dari tingginya harga tiket pesawat, mengingat mahalnya tiket pesawat menjadi penyebab utama menurunnya jumlah penumpang mudik menggunakan moda transportasi udara.

"Mendorong Kemenhub bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat untuk mencari solusi atas meningkatnya jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dan menurunnya jumlah penumpang moda transportasi umum hingga 17,18% dibandingkan tahun 2019 (data Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019), salah satunya dengan memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum serta menetapkan tarif angkutan umum yang disesuaikan dengan daya beli masyarakat," demikian Ketua DPR. ***