20
Sab, Jul
220 New Articles

Segera Tertibkan Seluruh Rumpon yang Terpasang Ilegal di Perairan Indonesia

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN DPR RI)

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 15/5 -- Sebanyak 125 ribu rumpon (alat bantu penangkap ikan di laut)  diperkirakan masih tersebar di seluruh perairan Indonesia, yang sebagian besar dari rumpon tersebut dipasang tanpa izin (ilegal). 

Ketua DPR RI Bambang Soesatyom mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersinergi dengan TNI Angkatan Laut untuk segera menertibkan seluruh rumpon yang terpasang ilegal di perairan Indonesia, mengingat penggunaan rumpon bisa merusak ekologi perairan setempat dan itu bisa mengancam keberadaan ikan-ikan.

 

"KKP agar bekerja sama dengan Polair untuk mengusut pemilik rumpon-rumpon ilegal, serta menindak tegas pemilik rumpon ilegal sesuai dengan hukum yang berlaku, agar dapat meminimalisir kerugian terhadap nelayan lokal dan menghindari munculnya konflik," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

 

Ketua DPR Mendorong KKP untuk memastikan setiap rumpon yang dipasang di perairan Indonesia telah memenuhi ketentuan yang tercantum di PP Menteri Kelautan dan Perikanan No. 26 tahun 2014 tentang Rumpon

 

"Mengimbau kepada seluruh nelayan untuk bersama-sama menjaga perairan laut Indonesia dan melaporkan jika terdapat pihak-pihak yang melakukan tindakan seperti pemasangan rumpon secara ilegal," demikian Ketua DPR. ***