21
Min, Jul
220 New Articles

Ketua DPR Dorong Pemetaan Lokasi Rawan Tawuran dan Balap Liar

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DPR RI)

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 14/5 -- Aksi tawuran dengan senjata tajam (sajam) dan balap liar jelang sahur oleh para remaja yang terjadi di sejumlah wilayah beberapa pekan terakhir, seperti di Pekanbaru satu pelajar meninggal dunia dalam aksi tawuran, di kawasan Senen Jakarta Pusat satu orang remaja meninggal dunia, di wilayah Pancoran Mas Depok seorang gadis remaja mengalami luka parah akibat sajam, di Bekasi sudah terjadi empat kali tawuran antar remaja maupun anak-anak, di daerah Mampang Jakarta Selatan, serta beberapa daerah di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan belasungkawa dan rasa keprihatinan yang mendalam serta mengecam keras aksi tawuran yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa tersebut.

"Mendorong aparat Kepolisian bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait, baik dari satuan Polsek, Koramil hingga Satpol PP untuk memetakan lokasi-lokasi rawan tawuran dan balap liar serta meningkatkan keamanan dengan terus melakukan patroli cipta kondisi selama bulan Ramadan agar suasana tetap kondusif, mengingat aksi tersebut sangat meresahkan warga sekitar," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Ketua DPR juga mendorong aparat Kepolisian untuk menindak dan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran pidana yang dilakukan oleh pelaku tawuran ataupun balap liar.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen) untuk mengkaji aturan hukum terkait pencegahan tawuran, penanganan terhadap tawuran dan pembinaan kepada pelajar dimana harus ada kerja sama antara sekolah, Kepolisian, Pemerintah Daerah dan masyarakat di sekitar lingungan sekolah serta orang tua, agar jangan sampai terjadi kembali kasus tawuran.

Mengajak seluruh masyarakat, mulai dari RT, RW, dan tokoh masyarakat setempat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dengan mengefektifkan kegiatan-kegiatan positif serta untuk saling menjaga ketertiban umum;

"Mengimbau kepada orang tua untuk memberikan suasana keluarga yang harmonis dan berperan aktif dalam mengawasi dan mendidik dengan memberikan contoh yang baik kepada anak, mengingat keterlibatan keluarga sangat penting bagi tumbuh kembang anak," demikian Ketua DPR.  ***