Ketua DPR Dorong Kemenkes Evaluasi Belum Meratanya Akses Layanan Pasien Ginjal Kronis

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DPR RI)

Indonesia 24 Jam
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 14/3 -- Akses layanan untuk pasien ginjal kronis belum merata, karena hanya ada 131 dokter konsultan ginjal hipertensi dan 741 klinik hemodialisis yang sebagian besar ada di Pulau Jawa. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan evaluasi terkait belum meratanya akses layanan untuk pasien ginjal kronis, mengingat banyak pasien-pasien ginjal kronis di luar Jawa yang sulit dan bahkan tidak bisa mendapatkan layanan tersebut.

"Kemenkes melalui rumah sakit-rumah sakit pemerintah maupun swasta untuk mempersiapkan layanan khusus bagi penderita ginjal kronis, agar pasien mendapatkan fasilitas pertolongan pengobatan secara hemodialysis," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk meningkatkan kinerja dengan rumah sakit-rumah sakit mitra, baik dalam pengobatan maupun pelayanan kesehatan.

"Mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan pola hidup sehat, dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi, waktu istirahat yang cukup, rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, rutin beraktivitas fisik, serta menghindari asupan gula, garam, dan lemak yang berlebihan," demikian Ketua DPR. ***