05
Jum, Mar
160 New Articles

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Bali 27/10---  Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo sepakat dengan harapan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, yang berharap Pilkada serentak yang akan diselenggarakan tanggal 9 Desember 2020 berlangsung aman dan damai. Tidak terjadi gesekan-gesekan di masyarakat yang akan menganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Baik dalam proses Pilkada ataupun setelah Pilkada berlangsung.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Bali --- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan lahirnya Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Penetapan Hari Santri Nasional adalah bentuk pengakuan pemerintah atas peran besar para ulama dan para santri dalam memperjuangkan, membela dan mempertahankan NKRI. Tanggal 22 Oktober 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Santri Nasional adalah tonggak sejarah yang monumental, di mana para ulama dan santri meneguhkan komitmen kebangsaan melalui Resolusi Jihad yang mewajibkan setiap muslim mempertahankan NKRI dari serangan penjajah. 

Pratikno

Jakarta 22/10--  Mensesneg Pratikno mengatakan substansi naskah Undang-undang (UU) Cipta Kerja setebal 1.187 halaman sama dengan yang diserahkan DPR kepada Presiden Jokowi. Ia memastikan, tidak ada perubahan naskah UU Cipta Kerja. Ia mengatakan, sebelum disampaikan kepada Presiden, setiap naskah RUU dilakukan penyuntingan dan pengecekan teknis terlebih dahulu oleh Kementerian Sekretariat Negara agar siap untuk diundangkan.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 27/10-- -  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan di tengah masa pandemi yang berat ini, bangsa Indonesia masih dihadapkan pada tantangan kebangsaan lainnya. Diantaranya melemahnya rasa toleransi dalam keberagaman, demoralisasi generasi muda bangsa, dan memudarnya identitas dan karakter bangsa. 

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 22/10 --- Presiden Jokowi menegur dan mengingatkan jajaran menterinya karena kualitas komunikasi publik yang buruk, terutama dalam menyampaikan program kerja Pemerintah. Terkait hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyatakan  seluruh kementerian dapat saling bersinkronisasi dalam menerjemahkan instruksi dari Presiden, agar dalam menetapkan kebijakan dapat dimengerti masyarakat maksud dan tujuannya, khususnya di masa pandemi Covid-19, agar tercipta komunikasi yang baik sehingga menghasilkan komunikasi yang berkualitas dan tidak tumpang tindih satu dengan yang lainnya.

Jakarta 26/10-  - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan tujuan dibentuknya Pemerintah Negara Indonesia, sebagaimana tertuang dalam alinea keempat pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut, diperlukan pokok-pokok haluan negara.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 22/10 - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan berbagai proses dibalik layar kelahiran Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja), hingga jumlah PP dan Perpres sebagai turunan pelaksanaan dari undang-undang tersebut. Tak banyak yang tahu, selain politisi di Parlemen maupun kalangan pemerintahan, ada sekelompok orang yang memiliki kemampuan akademik tinggi, turut membidani kelahiran UU Cipta Kerja. Salah satunya Guru Besar Universitas Indonesia Ahli Hukum Tata Negara Prof. Satya Arinanto, Staf Khusus tiga periode Wakil Presiden Indonesia (Boediono, Jusuf Kalla, dan kini KH. Maruf Amin).

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 26/10 - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menekankan mengenang peran pemuda di masa perjuangan kemerdekaan bukan berarti kita tidak mau beranjak dari romantisme masa lalu. Sejarah adalah media introspeksi diri untuk belajar dari pendahulu. Belajar tentang keteguhan hati dan kegigihan semangat juang, belajar tentang jiwa patriotisme dan nasionalisme, serta belajar tentang cinta Tanah Air dengan segala pengorbanannya.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 21/10--  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai di usianya yang ke-75 tahun, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mencatatkan berbagai prestasi dan tumbuh menjadi institusi yang sangat dipercaya rakyat. Berdasarkan survei Indo Barometer pada Februari 2020, Cyrus Network pada Maret 2020, dan Charta Politika pada Juli 2020, TNI selalu menempati posisi teratas sebagai institusi/lembaga yang paling solid dan paling dipercaya rakyat.

Artikel Selanjutnya...