18
Rab, Sep
124 New Articles

Audit Secara Independen Aspek "Route Charges"

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (NET)

Politik
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 7/1 -- Terkait penerimaan negara, sudah waktunya bangsa Indonesia mendapatkan hak-haknya, seperti "Route Charges" penerbangan yang seharusnya berkisar antara USD 2-4 milyar per tahun.


Hal ini selaras dengan usaha kita mensejajarkan diri di kancah internasional dengan memenuhi kewajiban kita untuk melaksanakan syarat-syarat internasional yang menyertai hak-hak negara, ICAO standard, International Civil Aviation Organization berkedudukan di Montreal, Kanada

"Pada tahap awal untuk merealisasikan hal tersebut adalah dengan melakukan audit secara independen seluruh aspek-aspek mengenai "Route Charges" penerbangan, yang sudah terlalu lama tidak ada perubahan signifikan, sehingga negara berpotensi dirugikan. Padahal sebenarnya kita bisa meningkatkan sepenuhnya agar hak negara Indonesia sepenuhnya kita dapatkan," kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam pernyataan di Jakarta, Senin (7/1/2019).

Dipaparkan,"Unit Route Charges" internasional di Indonesia saat ini USD 0,65/unit. "Kita seharusnya bisa mendapatkan sekitar USD 6,50 (10x) per route charges unit, yang menurut para pakar internasional masih masuk dalam kisaran yang realistis untuk Indonesia," jelas Ketua DPR. ***