30
Jum, Okt
221 New Articles

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Bali 28/10--- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa saat ini bangsa Indonesia sudah menapakan kaki pada masa bonus demografi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2019 jumlah pemuda Indonesia sekitar 64,19 juta jiwa. Ini bukanlah angka yang sedikit, melainkan merepresentasikan sekitar seperempat dari total jumlah penduduk Indonesia.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Bali 28/10--- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak para pemuda Indonesia menjadikan momentum peringatan hari Sumpah Pemuda untuk melakukan perenungan dan instrospeksi diri. Mengingat pada setiap linimasa peradaban, peran pemuda akan selalu meninggalkan torehan sejarah.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 27/10-- -  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan di tengah masa pandemi yang berat ini, bangsa Indonesia masih dihadapkan pada tantangan kebangsaan lainnya. Diantaranya melemahnya rasa toleransi dalam keberagaman, demoralisasi generasi muda bangsa, dan memudarnya identitas dan karakter bangsa. 

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 28/10--  Setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak seluruh komponen bangsa khususnya pemuda dan pemudi Indonesia untuk mengenang dan memaknai nilai-nilai yang tersirat maupun yang tersurat dari sumpah pemuda tersebut,  dengan melanjutkan perjuangan akan tujuan kemerdekaan bangsa Indonesia dengan ikut serta dalam mengembangkan pembangunan sesuai dengan kemampuan, ilmu, dan teknologi yang dimiliki.

Jakarta 26/10-  - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan tujuan dibentuknya Pemerintah Negara Indonesia, sebagaimana tertuang dalam alinea keempat pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut, diperlukan pokok-pokok haluan negara.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 26/10 - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menekankan mengenang peran pemuda di masa perjuangan kemerdekaan bukan berarti kita tidak mau beranjak dari romantisme masa lalu. Sejarah adalah media introspeksi diri untuk belajar dari pendahulu. Belajar tentang keteguhan hati dan kegigihan semangat juang, belajar tentang jiwa patriotisme dan nasionalisme, serta belajar tentang cinta Tanah Air dengan segala pengorbanannya.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Bali 27/10---  Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo sepakat dengan harapan Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, yang berharap Pilkada serentak yang akan diselenggarakan tanggal 9 Desember 2020 berlangsung aman dan damai. Tidak terjadi gesekan-gesekan di masyarakat yang akan menganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Baik dalam proses Pilkada ataupun setelah Pilkada berlangsung.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Bali --- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan lahirnya Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Penetapan Hari Santri Nasional adalah bentuk pengakuan pemerintah atas peran besar para ulama dan para santri dalam memperjuangkan, membela dan mempertahankan NKRI. Tanggal 22 Oktober 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Santri Nasional adalah tonggak sejarah yang monumental, di mana para ulama dan santri meneguhkan komitmen kebangsaan melalui Resolusi Jihad yang mewajibkan setiap muslim mempertahankan NKRI dari serangan penjajah. 

Pratikno

Jakarta 22/10--  Mensesneg Pratikno mengatakan substansi naskah Undang-undang (UU) Cipta Kerja setebal 1.187 halaman sama dengan yang diserahkan DPR kepada Presiden Jokowi. Ia memastikan, tidak ada perubahan naskah UU Cipta Kerja. Ia mengatakan, sebelum disampaikan kepada Presiden, setiap naskah RUU dilakukan penyuntingan dan pengecekan teknis terlebih dahulu oleh Kementerian Sekretariat Negara agar siap untuk diundangkan.

Artikel Selanjutnya...