08
Min, Des
108 New Articles

Noor Supit: Airlangga Bolak-balik ART Partai Golkar untuk Kepentingan Diri sendiri

Ahmadi Noor Supit

Partai Politik
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 28/11-- Ketua Bambang Soesatyo Center Ahmadi Noor Supit mengingatkan kader Partai Golkar agar tidak ditipu oleh Ketua Umumnya sendiri, Airlangga Hartarto. Hal ini diungkapkan dalam menanggapi pernyataan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Istana hari ini tanggal 28 Nopember 2019.

" Sekarang ini justru AH yang bolak-balik ART Golkar dengan menafsirkan bahwa tahap penjaringan, pencalonan dan pemilihan, dilakukan dengan cara berbeda," kata Noor Supit dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (28/11/2019). 

Menurut Supit, Airlangga dan timnya ingin pada tahap penjaringan calon , seorang dianggap memenuhi syarat bila mendapat dukungan tertulis dari 30% pemilik suara yang ditanda tangani oleh ketua dan sekretaris.

Padahal ART pasal 50 ayat 1 menyatakan bahwa pemilihan Ketua Umum DPP,  Ketua DPD Prov/Kab/Kota dan Kecamatan dipilih secara langsung. 

ART pasal 50 ayat 2 menyatakan bahwa pemilihan sebagaimana dimaksud pada Pasal 1 dilakukan melalui tahap penjaringan, pencalonan dan pemilihan.

Artinya ketiga tahapan tersebut, penjaringan, pencalonan dan pemilihan dilakukan secara langsung melalui voting atau pemilihan sebagaimana dinyatakan dalam ayat 1.

Hal ini telah dilakukan dalam Munaslub di Bali tahun 2016. Waktu itu AH hanya mendapat suara 16 pada tahap penjaringan, sehingga tidak bisa lanjut pada tahap pencalonan.

Pada Munaslub tersebutl hanya SN dan Akom yang mendapat suara lebih dari 30% dan lolos menjadi calon, karena Ade Komarudin mengundurkan diri pemilihan tidak dilanjutkan dan SN dinyatakan terpilih secara aklamasi.

"Partai Golkar sudah melaksanakan ART pasal 50 tersebut secara benar dalam Munaslub di Bali tahun 2016, itu menjadi konvesi dalam penerapan ART, jadi jangan lagi akal-akalan membuat tafsir baru terhadap ART pasal 50, apalagi AH sudah mengalami sendiri ikut penjaringan calon Ketua umum tanpa dukungan tertulis, tetapi melalui pemilihan secara lansung oleh peserta Munas," jelas Supit.

Untuk membantu menyegarkan ingatan Airlangga maka berikut ini hasil pemilihan lansung pada tahap penjaringan dalam Munas Bali, Setya Novanto 277 suara, Ade Komarudin 173 suara, Azis Syamsudin 48 suara, Syahrul Yasin Limpo 27 suara, Airlangga Hartarto 14 suara, Mahyudin 2 suara, Indra Bambang Utoyo 1 suara dan Priyo Budi Santoso 1 suara, sebut Supit. ***