Puluhan Mahasiswa RI Ditolak Kuliah, Ketua DPR Dorong Pemanggilan Perwakilan Kemenlu Taiwan

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN DPR RI)

Asia
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 1/2 --Sebanyak 20 mahasiswa Indonesia yang mengajukan visa untuk berkuliah di Taiwan ditolak  Kementerian Luar Negeri setempat, karena dianggap tidak memiliki kemampuan bahasa Mandarin yang baik dan juga tidak memadai secara finansial.

Merespon hal tersebut, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memanggil perwakilan Kementerian Luar Negeri Taiwan di Indonesia untuk menjelaskan penolakan visa bagi mahasiswa Indonesia tersebut, serta melakukan diplomasi dengan Kemenlu Taiwan guna mencari penyelesaian kasus penolakan tersebut.

"Kemenlu agar berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mencari solusi terbaik bagi mahasiswa Indonesia yang ditolak tersebut serta membuat kebijakan yang tidak merugikan mahasiswa Indonesia, mengingat di antara mahasiswa tersebut terdapat mahasiswa yang mendapatkan beasiswa," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (1/2/2019).


Ketua DPR juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri agar membekali diri dengan pengetahuan Bahasa Inggris karena bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang wajib dikuasai, dan memiliki kemampuan dasar bahasa dan kebudayaan negara tujuan. ***