27
Jum, Nov
196 New Articles

Setahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, Jokowi Diabadikan sebagai Nama Jalan di Uni Emirat Arab

Presiden Jokowi

Timur Tengah
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 21/10 --  Setahun usia pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin, bangsa Indonesia dapat kado besar. Nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi diabadikan sebagai nama jalan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Ini merupakan penghargaan dunia terhadap ketokohan Jokowi dan ini patut jadi perhatian Jokowi agar konsisten sebagai tokoh dunia.

Duta Besar RI untuk UEA Husin Bagis menerangkan, seremoni peresmian nama Jalan Presiden Joko Widodo itu dituliskan dalam bahasa Inggris: President Joko Widodo Street dan dalam bahasa Arab. Jalan Presiden Joko Widodo yang diresmikan itu berada di salah satu ruas jalan utama, yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dengan Embassy Area, kawasan yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik.

‘’President Joko Widodo Street atau Jalan Presiden Jokowi berada di lokasi yang strategis. Jalanan ini berada di lokasi padat, bukan perkampungan,’’ ujarnya, Selasa (20/10/2020).

Presiden mengatakan, penobatan namanya menjadi nama jalan di Uni Emirat Arab (UEA) merupakan bentuk penghormatan terhadap Indonesia. “Jalan yang membelah kawasan Abu Dhabi National Exhibition Center dengan Embassy Area yang ditempati sejumlah kantor perwakilan diplomatik itu menggunakan nama saya. Ini tentu sebentuk penghargaan dan kehormatan. Bukan untuk saya pribadi semata-mata, tetapi untuk Indonesia,” kata Jokowi pada akun resmi media sosialnya.

Menurut Jokowi, peresmian namanya menjadi nama jalan di Abu Dhabi, merupakan gambaran tentang eratnya hubungan di antara dua negara yang kini bekerja sama dalam berbagai bidang.

Sementara itu, politisi  muda NasDem yang duduk di Komisi I DPR, Willy Aditya menilai, pengabadian Joko Widodo sebagai nama jalan di Abudhabi, Emirat Arab merupakan kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

Willy yakin, pasti ada alasan kuat terkait penamaan Jalan President Joko Widodo atau Presiden Joko Widodo Street di UEA tersebut, setidaknya ini semakin menguatkan hubungan bilateral kedua negara. ‘’Kita harus bangga presiden kita mendapat kehormatan semacam ini dari negara sahabat,’’ ujarnya.

Sedangkan anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris menilai, penamaan itu merupakan bentuk apresiasi UEA terhadap Jokowi karena dianggap berjasa. Kata dia, bangsa Indonesia patut berbangga juga karena tokoh-tokoh besarnya jadi inspirasi bagi negara-negara sahabat. Ini menunjukkan Indonesia makin hebat di mata dunia.

“Saya rasa ini bentuk apresiasi negara sahabat terhadap pencapaian-pencapaian Pak Jokowi bukan hanya sebagai Presiden RI, tetapi juga sebagai tokoh dunia. Menurut saya, Indonesia sudah semakin hebat di mata dunia,’’ katanya.

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid juga mengapresiasi pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) yang mengabadikan nama Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) sebagai nama jalan di Abu Dhabi. Ia menilai, itu sebagai simbol hubungan diplomasi yang baik di antara kedua negara. “Ini bentuk simbolisasi diplomasi yang baik antara dua negara. Tentunya kita sangat bangga,” tegasnya.***