18
Rab, Sep
124 New Articles

Pastikan Keberadaan dan Jumlah WNI di Kamp Pengungsian ISIS

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN DPR RI)

Timur Tengah
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 17/6 --Ratusan warga negara Indonesia (WNI)  menjadi pengungsi di kamp pengungsian Islamic State Irak and Syria (ISIS) Al-Hawl di Suriah yang terdiri dari perempuan dan anak-anak dari keluarga kelompok ISIS.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui Kedutaan Besar Indonesia di Suriah berkoordinasi dengan Pemerintah Suriah untuk memastikan keberadaan dan jumlah WNI yang berada di kamp-kamp pengungsian ISIS serta melakukan upaya-upaya sesuai prosedur peraturan yang berlaku untuk memulangkan para WNI tersebut ke tanah air.

"Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) agar melakukan pengawasan dan rehabilitasi terhadap WNI yang akan dipulangkan dari Suriah,  diberikan sosialisasi terhadap bahaya terpapar pengaruh radikalisme dan terorisme, serta menanamkan kembali nilai-nilai pancasila dan sikap cinta tanah air," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi agar meningkatkan pengawasan terhadap seluruh WNI yang akan meninggalkan tanah air, terutama kepada WNI yang akan menuju negara konflik dengan memastikan tujuan keberangkatan para WNI, guna menghindari adanya WNI yang pergi ke negara konflik untuk menjadi bagian dari kelompok teroris, demikian Ketua DPR. ***