06
Sab, Mar
170 New Articles

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Istanbul 5/11 --  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memenuhi undangan Wakil Walikota Istanbul untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata di Istanbul, Turki. Dari atas kapal, Wakil Walikota Istanbul menjelaskan hamparan pemandangan beragam landmark dan beragam bangunan berarsitektur khas Eropa, Asia, bahkan Mediterania.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Ankara 3/11 --  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dalam kunjungan kerja memenuhi undangan Parlemen Majelis Agung Nasional Turki, turut menyempatkan diri berdialog dengan 60 kelompok masyarakat Indonesia di Turki untuk menjelaskan berbagai perkembangan terkini di Tanah Air. Antara lain isu lingkungan hidup, situasi ekonomi, hingga UU Cipta Kerja.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Ankara 3/11 --- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melakukan kunjungan kerja ke Turki memenuhi undangan untuk bertemu Ketua Majelis Agung Nasional atau Ketua Parlemen Turki, H.E. Mr. Mustafa Sentop. Dalam lawatannya tersebut, Bamsoet menyampaikan duka cita mendalam atas musibah bencana gempa bumi yang menghantam Laut Aegean dan berdampak di beberapa wilayah di Turki, khususnya Izmir, pada tanggal 30 Oktober 2020 yang lalu. Hingga kini, tercatat sudah 79 warga meninggal dunia, dan 962 orang terluka.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 13/1--Setelah perang dagang yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap China, diskriminasi atau penerapan hambatan non-tarif dalam perdagangan global mungkin tidak akan berhenti pada sikap Uni Eropa (UE) terhadap komoditi CPO.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Ankara 3/11--  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong kerjasama industri pertahanan dan pengembangan teknologi antara Indonesia dengan Turki yang sudah terjalin sejak tahun 2010, terus ditingkatkan. Penguatan sudah tercermin dari intensitas kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto ke Turki sebanyak empat kali berturut-turut pada medio tahun 2019-2020 ini.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta 11/3-- - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyambut baik permintaan maaf yang disampaikan Raja Belanda Willem Alexander atas berbagai kekerasan yang dilakukan Belanda pasca Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945. 

Artikel Selanjutnya...

Halaman 1 dari 2