30
Jum, Okt
221 New Articles

Bisnis Perhotelan Terpuruk, Ketua MPR Dorong Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Sosial Pekerja Hotel yang Dirumahkan

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jasa
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 9/4-- Terkait nasib bisnis perhotelan dan usaha pendukungnya di seluruh Indonesia yang ikut terpuruk akibat merebaknya wabah Covid-19, sedikitnya 1.266 hotel di seluruh Indonesia berhenti beroperasi untuk sementara waktu dan mulai menawarkan cuti bagi para pekerja tetapi di luar tanggungan, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah mempertimbangkan pemberian bantuan sosial kepada para pekerja hotel yang dirumahkan, mengingat banyaknya hotel yang tidak bisa membayar gaji utuh bagi para pekerjanya.

"Pemerintah agar mengupayakan para karyawan hotel/restoran juga bisa mengikuti program kartu prakerja, namun tetap diseleksi hanya bagi karyawan yang memenuhi persyaratan untuk dapat menerima kartu prakerja tersebut," kata Bamsoet di Jakarta, Kamis(9/4/2020).

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga memberikan dorongan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar menyiapkan sejumlah strategi/upaya pemulihan dan normalisasi industri pariwisata, termasuk perhotelan, dengan memperbaiki kondisi psikologis wisatawan agar begitu pandemi berakhir, arus kunjungan kembali normal bersama sektor lain.

 

"Pemerintah agar terus mempersiapkan berbagai kebijakan dan langkah untuk menangani serta mengurangi dampak wabah pandemi Covid-19, bagi pelaku dan industri yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," tambahnya.

 

Diungkapkan, Pemerintah juga agar terus berupaya mengusulkan berbagai stimulus ekonomi agar dapat meringankan beban dan biaya untuk para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga dapat mengurangi potensi PHK bagi karyawan di sektor tersebut. ***