21
Min, Jul
220 New Articles

Perlu Kerja Sama Antar Bank untuk Atasi Jual Beli Data Nasabah

Ketua

Jasa
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 14/5 -- Terkait adanya data pribadi nasabah yang diperjual belikan menjadi sasaran empuk pemasaran produk dan pemilik datapun rawan sebagai target kejahatan, Ketua DPR RI mendorong agar adanya kerja sama antar bank untuk mengatasi jual beli data pribadi nasabah, agar tidak menimbulkan ketidak percayaan nasabah kepada bank disamping resiko menurunnya reputasi bagi bank itu sendiri.

"Mendorong Perbankan untuk melakukan evaluasi dan mengkaji sistem keamanan dalam penyimpanan data para nasabahnya, guna mencegah pihak-pihak yang ingin menyalahgunakan data nasabah sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/SEOJK.07/2014 tentang Kerahasiaan Dan Keamanan Data Dan/Atau Informasi Pribadi Konsumen," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Perbankan agar bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersinergi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam melakukan pencegahan dan memberikan perlindungan terhadap data pribadi masyarakat dari peretas, disamping memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang cara melindungi data, jaringan dan aplikasi.


"Mengimbau masyarakat untuk tidak dengan mudah percaya kepada orang lain dan tidak dengan mudah untuk memberikan data-data pribadi, terutama kepada pihak-pihak yang tidak jelas kepentingannya, dan bagi nasabah yang merasa dirugikan dapat mengajukan gugatan perdata atas kerugian yang ditimbulkan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," demikian Ketua DPR. ***