Evaluasi Hasil Uji Coba Skema Tertutup Penyaluran Elpiji Bersubsidi

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DPR RI)

Pertambangan & Energi
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

 Jakarta 26/6 -- Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) melaksanakan uji coba penerapan skema tertutup dalam penyaluran elpiji bersubsidi, yaitu melalui penggunaan voucher elektronik dan perekaman biometrik dan direncanakan akan diterapkan pada tahun 2020 dengan tujuan agar penyaluran subsidi dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong TNP2K bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) untuk melakukan evaluasi terhadap hasil uji coba tersebut, serta mempersiapkan dengan matang seluruh kebutuhan sarana dan prasarana penunjang yang dibutuhkan dalam penyaluran elpiji bersubsidi dan mencari solusi atas kendala-kendala yang ditemukan saat uji coba agar tidak terjadi saat skema tersebut diterapkan.

"Kementerian ESDM bersama Dinas ESDM dan PT Pertamina agar meningkatkan pengawasan terhadap distributor elpiji serta memastikan isi elpiji di dalam tabung sesuai dengan jumlah yang tercantum pada tabung," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Ketua DPR juga mendorong TNP2K bersama Kementerian ESDM dan Dinas ESDM untuk melakukan pendataa terhadap masyarakat yang berhak menerima subsidi elpiji, serta menggiatkan sosialisasi skema penyaluran elpiji bersubsidi kepada masyarakat yang berhak menerima, agar saat skema diterapkan masyarakat tidak mengalami kesulitan untuk memperoleh elpiji bersubsidi. ***