31
Min, Mei
183 New Articles

Antisipasi Dolar Tembus 20 Ribu, Bamsoet: Lakukan Proyeksi Kurs Rupiah, BI Jaga Stabilitas Moneter

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Keuangan
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 6/4 -- Perlunya antisipasi dari potensi anjloknya nilai tukar rupiah yang dapat menembus Rp20 ribu per dolar AS sebagai dampak dari penyebaran wabah virus corona (covid-19), Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah tetap melakukan proyeksi kurs rupiah sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak terburuk dari tekanan kurs dolar AS terhadap rupiah dan juga adanya pandemi virus corona.

"Bank Indonesia (BI) agar melaksanakan strategi yang telah ditentukan dari hasil proyeksi tersebut, sehingga dapat menjaga kestabilan moneter dan mencegah nilai rupiah semakin anjlok," kata Bamsoet di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga mengimbau masyarakat agar tidak menjual dolar yang dapat berakibat semakin melemahkan nilai tukar rupiah, serta mendorong masyarakat untuk bersikap tidak panik dalam situasi saat ini.

 

"Masyarakat diminta tidak menarik uangnya yang berada di bank secara besar-besaran (rush money) yang dapat berpotensi menyebabkan bank kolaps," tambahnya.

Ketua MPR juga memberikan dukungan dan mendorong langkah Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona dan kecepatan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 dapat dilakukan secara maksimal, mengingat alokasi belanja dan pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp 405,1 triliun yaitu untuk menangani wabah virus corona (covid-19), sehingga hal tersebut dapat menjadi salah satu kunci agar nilai tukar rupiah kembali menguat. ****