Ketua DPR Dorong Bank Indonesia Jaga Stabilitas Moneter

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN DPR RI)

Keuangan
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 15/5 -- Terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan Indeks Harga Saham Gabungan, sebagai dampak dari perang dagang antara AS-China, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
mendorong Bank Indonesia (BI) untuk berkomitmen dalam menjaga stabilitas moneter dan menyiapkan solusi serta langkah-langkah mitigasi agar pergerakan kurs dapat kembali normal serta lebih cermat mengawasi berbagai aspek yang mempengaruhi, mengingat stabilitas nilai tukar menjadi suatu hal yang penting.

"Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk memberikan insentif ekspor, guna mendapatkan surplus perdagangan dan mengurangi neraca keseimbangan primer negatif, mengingat perang dagang tersebut berpotensi berdampak pada pertumbuhan ekonomi, terutama di negara-negara berkembang," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Ketua DPR mendorong pemerintah untuk melakukan upaya-upaya konkret yang dapat mempertahankan atau meningkatkan daya tarik investasi dalam negeri, seperti di bidang industri atau pariwisata di daerah yang dinilai berpotensial, agar dapat menarik bagi investor.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk melakukan hubungan kerjasama bilateral dan multilateral dengan negara-negara maju serta mengundang para pengusaha untuk dapat menanamkan modalnya di Indonesia, guna meningkatkan investasi.

"Mengimbau Emiten untuk turut berperan dalam menjaga stabilitas moneter dengan cara tidak menjual dolarnya di Bursa Efek Indonesia," demikian Ketua DPR. ***