22
Jum, Nov
105 New Articles

Tekan Laju Kenaikan Harga Cabai Rawit dengan Operasi Pasar Berkala

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DPR RI)

Perdagangan
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 30/7 -- Harga cabai rawit semakin menunjukkan peningkatan di pasar, sehingga pedagang harus mengeluarkan modal hingga tiga sampai empat kali lipat dari modal normal serta harga yang tinggi membuat konsumen terbebani.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dinas Perdagangan untuk menekan laju kenaikan harga cabai tersebut dengan melakukan Operasi Pasar (OP) secara berkala terutama di daerah-daerah, serta terus berupaya menjaga stabilisasi harga dan menjamin ketersediaan/stok cabai di pasaran, mengingat harga cabai rawit tertinggi berada di Papua Barat yang menembus level Rp 98.750 per kg.

"Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kemendag agar melakukan upaya konkrit dalam mengatasi meningkatnya hargai cabai tersebut dengan melakukan suplai cabai dari sentra produksi ke pedagang-pedagang yang wilayahnya sulit untuk mendapatkan pasokan cabai," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Kementan bersama dengan petani cabai agar melakukan upaya-upaya dalam meningkatkan produksi tanaman cabai, mengingat kenaikan harga disebabkan karena minimnya produksi.

"Mendorong Pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan cold storage cabai terutama di sejumlah wilayah sentra produksi, agar kualitas cabai dan stabilitas harga terjaga," demikian Ketua DPR. ***