Siapkan Secara Matang Sistem untuk Mendeteksi Ponsel Ilegal

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DPR RI)

Perdagangan
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 8/7 -- Terkait dengan rencana pemerintah untuk menerapkan peraturan validasi database nomor identitas asli atau International Mobile Equipment Identity (IMEI), sebagai upaya menghentikan peredaran telepon seluler (ponsel) ilegal di Indonesia, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengkaji secara mendalam mengenai aturan tersebut, dan menjamin masyarakat tidak akan menjadi pihak yang dirugikan saat aturan tersebut diimplementasikan.

"Mendorong Kemenperin untuk mempersiapkan secara matang sistem yang akan digunakan untuk mendeteksi apakah ponsel tersebut legal ataupun ilegal serta sarana dan prasarana penunjang sistem tersebut, agar masyarakat tidak kesulitan dalam melakukan pengecekan IMEI saat regulasi tersebut diterapkan,"  kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta,  Senin (8/7/2019).

Kemendag bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk meningkatkan pengawasan terhadap barang-barang impor elektronik terutama ponsel, agar barang yang masuk sesuai dengan aturan yang mengatur impor barang elektronik.

Mendorong Kemendag, Kominfo bersama Kepolisian untuk aktif melakukan penyelidikan toko yang menjual ponsel ilegal, baik yang dijual secara langsung maupun secara daring (online), serta menindak tegas para pelaku sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. ***