Harga Telur Ayam Naik, Kemendag dan Pemda Diminta Turun ke Pasar

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN DPR RI)

Perdagangan
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 11/5 -- Dengan mulai meningkatnya harga telur ayam dalam beberapa hari terakhir di sejumlah pasar tradisional, seperti harga telur ayam ras dijual seharga Rp 26.000/kg yaitu di atas harga acuan pemerintah sebesar Rp 23.000/kg, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dinas Perdagangan untuk melakukan peninjauan pasar dalam rangka melihat langsung mengenai disparitas harga telur ayam maupun kebutuhan pokok serta mengantisipasi kenaikan harga, salah satunya dengan melakukan pengecekan stok di setiap daerah serta kesiapan produsen dan distributor untuk menghadapi permintaan yang meningkat menjelang hari Raya Lebaran.

" Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melakukan operasi pasar di sejumlah pasar tradisional, guna menekan disparitas harga yang terjadi, serta mengevaluasi dan menambah stok yang ada sehingga dapat terjamin ketersediaan telur ayam maupun kebutuhan pokok lainnya selama bulan Ramadan hingga Lebaran," kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

Kemendag agar  menjaga serta menjamin ketersediaan stok telur ayam agar tidak terjadinya lonjakan harga pada saat bulan Ramadan, mengingat rata-rata harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional sudah mengalami kenaikan sebesar Rp 3.000 per kg, demikian Ketua DPR. ***