17
Sab, Apr
267 New Articles

Bamsoet Minta Pemerintah Mempertimbangkan Garam dari Petambak dan Kaji Kembali Rencana Impor 3 Juta Ton

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Industri
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

Jakarta 22/3-- Pemerintah kembali membuka keran impor garam di tahun 2021, dengan rencana jumlah 3 juta ton. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah mempertimbangkan produksi garam dari petambak yang ada serta mengkaji kembali rencana impor garam tersebut, mengingat impor garam yang berlebihan tentunya akan merugikan petambak garam di samping dapat mempengaruhi peningkatan harga garam lokal.

"Meminta pemerintah mendukung dan membantu petambak garam untuk memberikan bimbingan teknik agar dapat memperbaiki dan mengembangkan industri garam dalam negeri dengan kuantitas dan kualitas garam dalam negeri dapat setara dan sesuai dengan kebutuhan garam untuk industri," kata Bamsoet di Jakarta, Senin (22/3/2021).

Ketua MPR juga meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perindustrian/Kemenperin sebagai stakeholder pemberi rekomendasi impor garam untuk keperluan industri, agar dapat berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan/KKP dalam menentukan kebijakan impor garam, agar kebijakan impor garam tidak merugikan petani, serta tetap membatasi dan mengikuti ketentuan impor sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengendalian Impor Komoditas Perikanan dan Komoditas Pergaraman sebagai Bahan Baku dan Bahan Penolong Industri. ***